Berita > Workshop pengelolaan dana BOP PAUD
Rabu 17 Nov 2021, 73 View Administrator

Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD diberikan Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan layanan di satuan pendidikan. Peningkatan layanan diukur dari berbagai aspek seperti jumlah anak yang dilayani dan kualitas satuan pendidikan.

"Tahun lalu 53% anak usia 4-6 tahun belajar di PAUD. Tahun ini turun menjadi 44%. Bisa karena kebijakan belajar dari rumah akibat pandemi Covid-19, biaya pendidikan, kualitas lembaga, dan faktor lainnya" kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jafar Sidik yang disampaikan Kepala Bidang PAUD dan PNF saat membuka Workhsop Pengelolaan Dana BOP PAUD, pada Senin (15/11/2021).

Sedangkan dari sisi kualitas, lanjutnya 12 dari 38 lembaga PAUD telah memenuhi standar nasional pendidikan dengan kategori baik. Ia merujuk pada penyataan Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim, bahwa jika anak senang pergi bersekolah maka itulah PAUD berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Jafar Sidik menegaskan bahwa Kepala Sekolah dan Bendahara tidak hanya dituntut mampu menggunakan dana BOP untuk meningkatkan layanan di satuan pendidikan, tetapi juga harus mampu melakukan perencanaan hingga pelaporan dengan benar sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

"Kehadiran narasumber dari BPKP Kaltara, BPKAD KTT, dan Inspektorat KTT menjadi kesempatan yang sangat baik untuk belajar tentang  pengelolaan keuangan. Kami harapkan Kepala Sekolah dan Bendahara mampu menyusun RKA dan melaporkan SPJ sesuai regulasi, tepat waktu, dan tepat jumlah" tutup Jafar.







     Hubungi